Tampilkan postingan dengan label Goresan Anak RISMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Goresan Anak RISMA. Tampilkan semua postingan

Berakhirnya Pilkada dan Tantangan Penerapan E-Government

|

Oleh : Rahmatri Mardiko*

Berakhirnya proses pilkada di beberapa daerah di Indonesia memberikan harapan akan perubahan di daerah. Paling tidak bergantinya personil pemerintahan menjadi pintu yang baik untuk perbaikan-perbaikan yang dinanti. Inovasi-inovasi pemerintahan daerah yang baru akan ditunggu mayarakat yang telah mengamanahkan jabatan sebagai penguasa daerah. Sangat disayangkan jika perubahan ini tidak menghasilkan perbaikan apa pun. Pemerintah daerah yang baru tentu perlu mengevaluasi kinerja pemerintah sebelumnya. Menemukan apa yang kurang sehingga harus dicari solusinya dan menjaga serta meningkatkan apa yang sudah baik yang dicapai.

Perkembangan teknologi informasi yang demikian cepat menyodorkan sebauh tantangan bagi pemerintahan yang baru saja terbentuk, yaitu penerapan e-government. E-government menajanjikan banyak solusi untuk masalah-masalah di pemerintahan saat ini.

Pada dasarnya, e-government adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah, hubungan antar berbagai pihak dan penyediaan informasi. Penggunaan teknologi informasi akan meningkatkan laju informasi, efisiensi (waktu, tenaga, dana) dan kemudahan dalam bekerja. E-government tidak sesempit apa yang dipikirkan banyak orang. Tidak cukup hanya dengan membuat sebuah web yang berisi informasi mengenai daerah bersangkutan.

Penerapan e-government dalam pemerintahan meberikan beberapa manfaat. Pertama, pelayanan masyarakat menjadi lebih baik. Pelayanan masyarakat tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Dua puluh empat jam sehari, tujuh hari seminggu layanan selalu tersedia. Baik di kantor, di rumah, di sekolah atau di tempat lain. masyarakat dapat mengakses dan mengirim informasi. Informasi yang disajikan pun bisa jauh lebih banyak.

Kedua, peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Dalam e-government, transparansi dan keterbukaan antar pihak sangat mungkin diwujudkan. Dengan begitu, tidak lagi perlu ada kecurigaan dan prasangka buruk antar pihak.

Ketiga, pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Ketersediaan akan sangat membantu masyarakat untuk menentukan pilihan dan mengambil keputusan. Dalam segala urusan, baik itu pendidikan, bisnis, kesehatan, industri dan lain-lain informasi yang akurat akan menghasilkan keputusan dan pilihan yang tepat.

Keempat, pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Mekanisme tata usaha dan administrasi menjadi lebih mudah dan efisien. Adanya basis data yang terintegrasi memungkinkan semua pihak untuk mengakses data secara bersama. Untuk berkomunikasi, cukup dengan e-mail. Bahkan untuk tatap muka, tidak perlu bertemu langsung secara fisik akrena kini video conferencing memungkinkan hal itu.

Kelima, kredibilitas dan akuntabilitas kinerja pemerintah. Transparansi yang dimungkinkan dengan diterapkannya e-government memungkinkan masyarakat untuk menilai langsung dan mnegkritisi pemerintah. Masyarakat bisa berperan altif dalam proses politik. Pemerintah pun akan lebih baik dalam bekerja karena ribuan pasang mata mengintai mereka di internet.

Bagaimana memulai?

Pertanyaan yang mungkin sering muncul di benak kita adalah, dari mana memulainya? Karena kita sama-sama tahu tidak mungkin e-government diterapkan sekali jadi.

Hal pertama yang mungkin dilakukan adalah penyediaan informasi mengenai potensi daerah yang bersangkutan. Selain itu, pemerintah juga harus menyediakan pusat layanan dan pengaduan. Untuk itu, harus ada personil khusus yang menangani pengaduan yang masuk. Dalam internal pemerintah, perlu adanya sisem informasi yang mencakup basis data, administrasi pegawai, keuangan dan hal-hal lain yang diperlukan. Usahakan agar sebanyak mungkin dicari masalah yang bisa diselesaikan dengan IT.

Apa yang sudah dipaparkan sebelumnya belum cukup. Untuk menjamin berlangsungnya proses lalu lintas informasi, pemerintah juga perlu menyediakan pusat-pusat teknologi informasi (IT center). Selain itu, pembangunan infrastruktur IT yang memadai dan kemudahan regulasi mutlak diperlukan. Kebijakan-kebijakan harus diupayakan untuk mewujudkan kemudahan akses informasi bagi seluruh masyarakat.

Jika e-government berhasil diterapkan, kita boleh berharap perubahan-perubahan baik akan mudah direalisasikan. Walaupun yang lebih penting, tentunya adalah personil-personil yang duduk di kursi pemerintah.

---------------------

*Penulis saat ini mendapat amanah sebagai Ketua RISMA Jatibening Satu

Susahkah Akses Pengobatan di Indonesia?

|

Oleh : Agustaman F. Wirawan, SS*
siapa sih yang ga mau sehat!!? ampun dah...sepertinya susah dapat akses pengobatan di negara ini. udah banyak kemiskinan, sistem pendidikan yang menyusahkan, kurikulum yang sangat memberatkan, ditambah lagi kalo mau berobat kudu bener" sabar apalagi yang ga punya uang. sabar dengan judesnya pelayanan, cuek, dll. udah gitu, masih juga mengusung yang namanya 'Visit Indonesia 2008'??! buat sy, apa yang mau dilihat? mengundang wisman datang supaya bisa ngebantu? :)) ga malu apa ama keadaan begini.

selama lebih dari 25 tahun, sy hidup dengan hemofilia. selama itu pula harus dapat transfusi darah yang secara medis seumur hidup. kalo bisa milih sebelum "turun" ke bumi, pasti akan milih supaya jadi sehat...tapi inilah yang namanya takdir. sebagai seorang Muslim, hal ini harus diterima dengan ikhlas dan sabar. semoga tetep diberikan kesabaran, aamiin! kalo biaya pengobatan ini dihitung" & diuangkan, pasti sy sudah bisa mempunyai 3 mobil di rumah atawa mungkin lebih dari itu. sy bersyukur karena semua itu dapat tertanggung oleh askes pns dari orangtua. dari mulai berobat rutin transfusi darah sampe rawat inap pas trauma besar. tapi apa semua itu bisa ditanggung seumur hidup, hmmh ternyata tidak! kalo kita udah selese kuliah atau sudah mencapai umur 25 tahun, maka putus juga tanggungan askes kita dari orangtua. situasi inilah yang sekarang ada ama sy. tidak ada askes & belum bisa berobat rutin. sebenarnya ada donasi obat dari badan hemofilia dunia, tapi itu tidak bisa jadi jaminan. yaa namanya juga donasi, ga bisa dapat rutin. lagipula donasi itu pasti akan jadi prioritas buat pasien yang ngalamin perdarahan hebat seperti di kepala, perut, dan operasi.

jadi, sekarang sy sedang ngusahain yang namanya jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat miskin). nah, darisini mulai muncul masalah baru. prosedur pengurusan & regulasi yang berlaku benar" panjaaang & ribet. wajar sih emang, biar asuransi ini ga salah sasaran. sy harus urus surat keterangan ga mampu dari RT, RW kemudian ke kelurahan. darisana, sy sudah mendapatkan kartu jamkesmas dari warga yang sudah pindah alamat & surat pengurusan pengalihan nama. berkas ini kemudian dibawa ke kantor cabang askes yang berwenang untuk mengurus pergantian nama ini.

hari pertama sy ngurus ke askes, sy diminta ketemu dengan bagian yg ngurus jamkesmas. ternyata sambutan sangat tidak enak, judes & tidak ramah. sy juga dapat berita yg tidak enak, berkas saya ditolak karena saya anak dari pensiunan pns. tidak mau berdebat karena sy rasa mereka dalam mood yg tidak baik, sy ikutin saran mereka untuk datengin Dinas Kesehatan. disana mereka menyambut dengan baik tapi mereka tidak memiliki wewenang untuk masalah pengalihan nama ini. huaaah, menyebalkan.

hari berikutnya, sy sambangi kantor walikota di bagian kesejahteraan sosial yg urus jamkesmas. berharap mereka bisa membuat surat rekomendasi supaya askes bisa segera mencetak kartunya atas nama sy..lagi-lagi, ternyata mereka tidak punya wewenang. sudah lah, sy langsung datengin lagi kantor askes & ngajak bicara dengan tu kepala seksi urusan jamkesmas....dan pembicaraan panjang pun segera dimulai.

dari semua perdebatan panjang itu, sy rasakan ada 2 hal yang membuat saya sulit mendapatkan jamkesmas: satu karena sy anak pns, yang lainnya karena menurut kriterianya sy tidak masuk dalam kategori miskin atau memerlukan bantuan jamkesmas....oh my goodness! apa bener begitu..menurut mereka ada 14 kriteria, tapi kalo yang 9 itu terpenuhi maka seseorang bisa mendapatkan jamkesmas. si kepala seksi itu bilang yang tidak bekerja, lantai rumah dari tanah, tidak punya elektronik, dll....

kriteria itu memang benar, tapi menurut sy hal itu seharusnya ada pengecualian khususnya buat penyakit kelainan darah seperti ini. sekarang, sy ajak anda berhitung:
  • sekarang ini, 1 kantong darahnya 120 ribu (bukan bayar darahnya & kantongnya ya). sy butuh sampe 12 kantong yang artinya = Rp 1,440,000
  • dikalikan dengan setiap minggunya yang rutin transfusi,
  • kemudian kalikan dengan jumlah minggu dalam setiap tahun (36 minggu ya..)
  • terus kalikan aja dengan sisa umur sy. kalo kita ambil rata" hidup sampai dengan usia 60th, silakan kali dengan 35 tahun lagi...
  • ini kalo belum ada penyesuaian harga lagi, belum juga ditambah alat" transfusi...
selamat menghitung, dan kalo ada yang merasa punya banyak duit, apakah ada yang merasa mampu untuk membiayai itu semua?? semoga pikiran para birokrat & pejabat yang berwenang itu bisa terbuka...

-------------------
*Penulis merupakan Mantan Pengurus RISMA Jatibening Satu 2003-2008. Saat ini beliau masih aktif sebagai relawan hemofili di RSCM.

Teknologi Informasi dan Budaya Baca Tulis

|

Oleh : Rahmatri Mardiko*

Melihat pengembangan IT di Indoneisa, ada hal penting yang agaknya luput dari perhatian kita. Mencontoh dari India dan China, bagaiamana kedua negara ini mampu menjadi pemain utama sebagai negara produsen IT, seharusnya kita melihatnya berpuluh tahun yang lalu. Di saat mereka memulai langkah membangun teknologi informasi. Bukan dengan kemajuan yang kita lihat saat ini, karena apa yang kita lihat saat ini adalah hasil akumulasi dari usaha-usaha mereka di tahun-tahun sebelumnya. Ada tahapan-tahapan yang dilalui hingga kemajuan saat ini mereka raih.

Unsur yang paling utama harus dibangun adalah basis pengetahuan yang kuat dan kultur baca tulis. Kita bisa mencontohnya dari Korea. Basis pengetahuan yang kuat memungkinkan Korea untuk melakukan loncatan besar dalam sebuah creative innovation, hingga akhirnya mampu melakukan inovasi sendiri dan menjadi negara maju saat ini. Ketika perang Vietnam usai dan Presiden Amerika menawarkan bantuan untuk Korea atas jasanya selama perang tersebut, tak banyak yang diminta Presiden Park saat itu. Amerika akhirnya membangunkan untuk Korea laboratorium Iptek besar yang kemudian bernama KIST (Korean Institute of Science and Technology). KIST inilah yang memiliki peran besar dalam membangun basis pengetahuan yang kuat di Korea. Begitu pula yang dialkukan India dan China, khususnya dalam pengembangan IT.

Dalam teknologi informasi, basis pengetahuan yang utama adalah penguasaan ilmu-ilmu murni seperti matematika dan ilmu alam. Tentunya hal ini harus ditunjang dengan kebijakan pendidikan dan akses untuk mendapatkan buku secara murah. Cara inilah yang ditempuh India di tahun 1960-an, lebih dari 40 tahun yang lalu. Begitu pula China. Since mathematics is the foundation of all digital advances, nation well versed in that discipline -including China, India and the nations of Southeast Asia- could turn their homeands into formirdable technology power. (Businessweek)

Basis pengetahuan yang kuat akan sulit diwujudkan tanpa adanya kultur baca tulis yang kuat pula. Hampir semua informasi dan ilmu pengetahuan tersedia dalam bentuk tulisan (buku, majalah, jurnal, koran, brosur, pamflet, dsb). Informasi dalam bentuk tulisan memiliki banyak keunggulan dibanding media-media dalam bentuk lain. Tapi jika kita bicara mengenai budaya baca tulis, maka instrumen utama kita adalah buku. Walaupun kini telah tersedia internet yang membantu kita menyediakan berbagai informasi, tapi buku tetap menjadi instumen utama. Internet memiliki beberapa kelemahan dan efek negatif yang justru menisbikan usaha ini. Even if computer/internet liuteracy was a mandate, the corect curriculum path would not be internet first. It might be something like: reading/writing literacy, typing/keyboarding/general computer mechanics and ETHICS, then the Internet – Tom Harrison in Computer and Society, June 1997.

Betapa sedihnya, di saat negara-negara lain sedang berpikir bagaimana mengembangkan teknik membaca cepat dan efektif, saat ini kita masih disibukkan dengan agenda-agenda memberantas buta huruf. Tapi ini tidak menjadi masalah jika memang hal ini didasari keinginan yang kuat untuk memajukan pendidikan.

Maka dari itu, jika kita berbicara pengembangan IT secara jangka panjang agar mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, upaya membangun budaya baca tulis ini harus jadi perhatian kita yang utama. Realisasinya akan sangat bergantung pada political will pemerintah untuk memajukan pendidikan. Kebijakan yang paling penting dalam mendorong budaya baca tulis ini adalah ketersediaan pusat-pusat informasi seperti perpustakaan-perpustakaan dan buku yang harganya terjangkau. Perpustakaan sebagai salah satu faktor penting di dalam pengembangan TI seringkali diabaikan dan tidak dianggap sebagai unsur yang penting. Padahal perpustakaan lah, yang dari awal telah mengelola informasi. Apalagi dengan kenyataan mayoritas warga kita yang mayoritas Islam, kita memiliki warisan sejarah bagaimana di masa keemasan Islam, perpustakaan dan buku menjadi alat utama dalam saluran distribusi informasi hingga mampu mewujudkan masyarakat madani.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk membangun kultur baca tulis misalnya menggiatkan upaya-upaya penerjemahan buku-buku dari luar negeri atau memberikan insentif untuk para penulis buku dalam negeri, khususnya di kalangan akademisi. Dalam hal ini, kita juga bisa memanfaatkan internet sebagai saluran distribusi informasi dan sumber-sumber bacaan, bahkan bisa jadi sangat efektif. Dan kuncinya sebenarnya ada pada anggaran pemerintah untuk pendidikan yang mencukupi. Kenapa tidak, anggaran IT digunakan untuk investasi jangka panjang di bidang pendidikan?

Dengan terbangunnya kultur baca tulis di masyarakat umum, barulah implementasi teknologi informasi akan berperan lebih optimal dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pada fase ini, barulah tercipta Komunikasi-Komunitas-Knowledge dan Kolaborasi. Kolaborasi adalah manfaat utama dari IT khususnya internet. Internet memungkinkan orang berkolaborasi secara murah tanpa dibatasi geografi dan waktu. Untuk memulai kolaborasi ini, biasanya dilakukan pertama kali dengan membangun komunitas online. Melalui komunitas ini, para anggota komunitas dapat saling berkomunikasi dan berbagi ilmu pengetahuan (knowledge).

Awal mulanya internet dikembangkan dengan semangat berbagi ilmu dan informasi. Walau merupakan proyek Departemen Pertahanan Amerika, internet digunakan dan dikembangkan untuk tujuan kolaborasi dunia akademi yang serba terbuka. Maka untuk itu, ketersediaan akses ke internet bukanlah segala-galanya, tapi yang lebih penting adalah kontennya. Pengembangan internet tanpa memperhatikan content hanya akan membuat kita pengonsumsi informasi dari luar negeri saja. Apakah internet menyediakan informasi yang memadai dan sesuai untuk kebutuhan-kebutuhan kita, khususnya dalam pendidikan? Apakah internet bisa diefektifkan agar kita mampu berkolaborasi satu sama lain? Saat ini apakah internet mampu membantu kita mewujudkan kesejahteraan masyarakat? Pertanyaan inilah yang harus dijawab, Jangan berpikir dulu akses internet yang terbuka secara luas. Alih-alih, pembukaan akses internet secara luas malah membawa efek buruk seperti digital warfare, pornografi, buang-buang waktu, uang dan menyia-nyiakan potensi.

Referensi:
Mulyanto, Dr. M.Eng, Urgensi Jihad Teknologi. Tarbiyatuna. Jakarta: 2003
Rahardjo, I. Budi, M.Sc, Ph.D, Memahami Teknologi Informasi. Elex Media Komputindo. Jakarta: 2002.
Sardar, Ziauddin, Tantangan Dunia Islam Abad 21 Menjangkau Informasi. Mizan. Bandung:1996
Wiryana, I Made, From Germany with IT. Ardi Publishing. Yogyakarta: 2004


-------------------

*Penulis saat ini mendapat amanah sebagai Ketua RISMA Jatibening Satu

Persahabatan kita ada di jalur solmisasi

|

Do utk pertemuan pertama...
Re utk setiap pemikiran yg saling melengkapi
Mi utk kebutuhan atas penerimaan karakter tiap pribadi
Fa utk komunikasi tanpa batasan jarak dan waktu
Sol utk banyaknya cita-cita dan mimpi-mimpi yg kita bagi
La utk setiap memori yg kita jalani dalam ceria,haru dan bahagia
Si utk ketenangan menyampaikan curahan isi hati
dan 
Do utk saling mendoakan kebaikan sejak awal perjumpaan hingga akhir pertemuan..

Nadanya sudah terbentuk,
Rangkaiannya sudah saling menyatu..

Bukankah lagu persahabatan kita akan selalu indah utk didengarkan...
alhamdulillah..^_^


hira,21012010,
utk shbt2 risma atas tempaan saling menguatkan satu dg yg lain.

pERjaLanan

|

peRjaLanan yanG tak peRnaH taU aKhir
PeRjaLanan yanG tak peRnah tau 
aPa yanG teRjaDi di dEpan Sana
peRjaLanan yanG tak pErnah taU 
kEnaPa aWaL di mULai daRi sini
peRjalanan ini inDah
jUstru keRana ketiDakPaStiannya
jUstru keRana miSteRinya
jUstru keRana kejUtannya
berBahaGiLah yg biSa
mEnikMatinya dEnGan niKmat,,

niKmat sEpeRti baRu peRtama kaLi
meRaSakan maNiS
niKmat sEpeRti seteLah seKian Lama
baRu beRtemu yanG di RinDu
niKmat sePerti baRu berHasiL
mewUjUdkan sebUah mimPi
nikmat,,,,,ehmm

peRjaLanan ini inDah
sanGat...
maKa nikMatiLah
daLam keSendiRian 
ataU keBeRsamaan
daLam kEsUkaan ataUpUn daLam LaRa
daLam keRamahtamaHan maUpUn
ketiDakNyaManan
niKmatiLah saja keRana sEmUa inDah
inDah keRana Datang di Saat yanG tEpat
indah keRana haDir denGan poRsi yg tEpat
inDah keRana sEsuai denGan kebUtUhan
indah,,,,sanGat….
peRjaLanan ini inDah…

19.12.09

oleh : FitKom

GaDis keCiLku

|

JaDiLah sEsEoRanG
Yg PantaS untUk diJaGa
hinGGa waLau goDaan pUn 
tak maU menGuSikmu
taKKan kuURunGkan niatku
UntUk teRus aDa di SiSimu

JaDiLah seSeoRanG 
Yg mUdaH di SayanGi
HinGGa RiBuan raGa 
yG meNaRik diRi ini 
untUk berPaLinG
Tak kan peRnah biSa
MenGaLihkan 
PanDanGan ku aKanmu

JadiLah seSeoRang
Yg mUdah untUk di piLliH
HinGGa beRjUta mata
MeRayUku UntUk beRDamPinGan
dEnGan yG Lain
Takkan aDa keRaGuan 
UntUkku
mEnataP maSa dePan beRSamamU

berUpayaLah…gaDiskU

-Rabu, 16 Des ‘09-


oleh : FitKom

anak jalanan tidak seburuk yang orang fikirkan

|

gw mau berbagi cerita sedikit tentang pengalaman gw pas sahur on the spot smalam dan kebetulan gw adalah ketua panitianya...
semua bermulai ketika gw dan temen temen melakukan survey ke sebuah panti asuhan anak jalanan di bilangan rawa bunga belakang rs mitra jatinegara untuk konfirmasi acara sahur on the spot yang akan dilakukan di panti asuhan tersebut dan tempat itu bernama "RUMAH KITA".

jujur saja sebelum gw bertemu mereka dengan keadaan sebenarnya mereka dan berada dekat diantara mereka gw masih memiliki pemikiran atas keburukan anak jalanan yang memang terlihat bengal dan tidak berpendidikan namun kunjungan sahur ke RUMAH KITA membuka mata gw dan fikiran gw bahwa mereka tidak seburuk apa yang banyak orang fikirkan...

sesampainya gw untuk survey tempat di RUMAH KITA gw mulai merasa adanya penyambutan yang sangat ramah dari para anak jalanan atau lebih tepatnya gw akan menyebut mereka anak asuh...
dengan tempat yang tidak terlalu besar untuk menampung 50 anak asuh di RUMAH KITA gw n tmn tmn mulai masuk ke sebuah ruangan utama tempat dimana mreka biasa berkumpul dan bercanda dan kita disambut oleh seorang yang mereka sebut ayah ia bernama HERMAN sosok yang menaungi dibalik semua yang ada di RUMAH KITA.

berselang 30 menit kami berbincang tentang acara yang kami buat dan ingin menggunakan tempat mereka ternya mereka sangat welcome. kemudian munculah seorang anak laki laki yang saya prekdisikan berumur sekitar 17-19 tahun ia bernama DEDE. yang saya ketahui sedikit tentang dede ialah seorang anak laki laki eks LAPAS(lembaga permasyarakatan)penjara. munkin sebagian dari kalian yang menbaca notes ini akan beranggapan negatif terhadap dede tapi tunggu dulu sampai anda membaca seluruh tulisan gw yang bisa merubah pemikiran anda tersebut.

DEDE,, hal pertama yang gw dapet setelah bertemu dia adalah anak yang humoris kreatif tanpa batas multi talenta dan jelas jauh dari pandangan seorang anak yang pernah mengalami pahitnya penjara..
ia mampu merancang acara yang memang seluruhnya kami serahkan kepada pihak RUMAH KITA untuk mengisi kekosongan sekaligus ajang silaturahmi antara RUMAH KITA dan RISMA.
seakan otaknya memiliki kinerja yang sangat cepat untuk memberikan ide ide briliant yang memang langsung membuat kami terutama gw sangat terkesan atas apa yang ia cetuskan.

pada keesokan hari acara sahur bersama di RUMAH KITA acara dibuka dengan tilawah pembacaan al quran yang dibaca oleh DEDE dan lagi lagi ia membuat gw sangat terkesan dengan lafadz yang ia bacakan ayat demi ayat yang sangat merdu. pada acara tersebut ia pun bisa menjadi MC seakan akan ia adalah seorang profesional dan dapat membina acara dengan baik dari awal hingga akhir.

sampai sebelum acara berakhir ada sebuah sesi tanya jawab antara pihak RUMAH KITA dengan RISMA pada sesi tersebut gw bertanya pada DEDE,,,,

DANU : maaf sebelumnya untuk dede, gw mau tahu apa yang dede rasakan ketika berada dalam lapas (penjara).

DEDE: senang , senang karena saya tertangkap dan masuk lapas pada saat itu,,inilah pertanda bahwasanya ALLAH SWT masih memperhatikan saya,, seandainya saya tidak ada di didalam lapas mungkin sekarang saya adalah anak yang brutal,,banyak orang menggangap bahwa berada di lapas adalah hal terburuk bagi banyak orang namun pada kenyataanya saya merasa senang didalam lapas saya diberikan pelatihan,kursus,bagaimanasaya bisa bertindak sopan,bagaimana saya bisa menyesuaikan diri bagaimana saya bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
pada saat saya keluar lapas saya lbih bahagia lagi namun berselang 2 hari kebebasan saya ayah saya meninggal dunia,,ucap dede . mungkin saya memang tidak bisa memberi bahagia kepada ayah saya namun saya sangat bersyukur sebelum meninggalnya saya masih bisa bertemu dan mendampinginya pada saat ia berpulang ke rahmatullah. dan sampai sekarang pun saya masih bisa untuk mendoakannya agar mengurangi bebannya di akhirat ucap dede.

DANU : de klo boleh tahu hal apa yang membuat dede bisa masuk penjara..?

DEDE : tidak munafik sewaktu saya berada di bangku kelas 2 di sebuah SLTP di jakarta selatan pondok labu pada saat itu disekolah saya memiliki teman wanita yang sangat akrab dengan saya,,ia memang keturunan indo yang memiliki sikap relatif bebas dalam keluarganya,,kami sudah mengerjakan pr baersama hingga TIDURPUN bersaama dan akhirnya terjadilah kejadian tersebut, sebuah kejadian yang memang menjijikan,namun dibalik kejadian tersebut saya bisa mengambil hikmah dari semuanya singkat cerita dede masuk penjara akibat pelecehan seksual.

begitulah sedikit tanya jawab kami..
namun sekarang sosok DEDE telah berubah,,ia adalah seorang anak laki laki yang sangat bersahaja,multi talenta,sholeh,sangat sopan.
siapa yang menyangka bahwa sosok seperti itu adalah sosok yang dinobatkan sebagai THE BEST TALENT 2009 SE DKI jakarta. dan sekarang ia adalah seorang duta anti aids dan seorang pengajar bagi anak anak asuh jalanan lainnya,,,

siapa yang menyangka juga bahwasanya anak jalanan bisa lebih SOPAN dibanding mereka yang notabene berpendidikan tinggi,,?? 
inilah yang telah merubah pemikiran gw terhadap mereka,,smoga sedikit cerita yang gw share bisa juga membuka mata kalian bahwa mereka juga tidak seburuk yang bnyak orang fikirkan dan mungkin bisa menjadi lebih baik dibanding gw dan kalian,,,
dan inilah sebuah kisah pribadi dari gw (muh,danu.rahim)

danoewins

Sketsa

|

jejak-jejak kehidupan selalu meninggalkan hikmah untuk orang-orang yang hadir kemudian.

Walau semua telah ditampakkan secara jelas, tapi tetap saja tak semua yg harus melihat mampu melihat, tak semua yang bisa mendengar mau mendengar, dan tak semua yg bisa merasa tergerak untuk merasa.

Hidup,,,,

Hanyalah sebuah episode dari kehidupan itu sendiri

Kemampuan untuk memahami itu semua bisa dibangun, semua kuncinya hanyalah tentang kemauan saja..

-11.06, 12 Mar ’09  

----------------------------------------------------

oleh : FitKom

Rebound

|

Ya Allah .
Aku nggak sadar kalau aku sudah Lbih dari 20 tahun ini memenuhi bumi-Mu
Bernafas, bergerak, makan, minum,,,
Memikirkan banyak hal…………………
Ya Allah mugkin yang ku lakukan selama ini, itu semua tiada artinya dimata-Mu
Yach,,karena apa yang ku lakukan memang lebh banyak suatu hal yang tak penting, tak berguna, bahkan sia-sia

Ya Allah,,,,,
Ampuni aku
Jangan tinggalkan aku
Jangan tak peduli padaku
Jangan biarkan aku larut dalam kesia-siaan 

Ya Allah bukakan lah pintu hatiku, berikanlah aku petunjuk-Mu 
Agar aku bisa segera kembali ke jalan-Mu

------------------------------------

Tiada pernah ada kata terlambat
Untuk sebuah perubahan, memang
Ibarat memindahkan sebuah
Gunung dari tempat berdirinya

  Hingga tak banyak 
  yang bisa bangun dari
  tempat jatuhnya

Mengapa,
karena tidak ada kesempatan???
bukankah, sebuah kesempatan
adalah hasil produksi dari sebuah
kesungguhan upaya…  

--------------------------------------------------------

Semilir angin yang berhembus turut mengantarkanmu sahabat
Burung-nurung pun bersahutan mengiringi kepergianmu.
Maaf, dalam saat-saat terakhirmu aku tak ada disisimu,
Bahkan untuk mendoakanmu pun aku tak pernah terfikir
Kini kau telah tiada,tak ada kesempatan lagi buatku melihatmu, pun untuk mendoakanmu juga tak bisa

Maaf, kalau aku belum bisa jadi sahabat yang baik untukmu

Selamat jalan sahabat..

------------------------------------------

Ya Allah, 
sungguh tiap rezeki yang kami terima adalah kuasa-Mu  
ampuni kami Ya Rabb,
atas tiap nikmat yang belum tersyukuri dengan benar

bimbinglah kami Ya Tuhanku,
agar tidak semakin lama
terpuruk dalam sebuah kesalahan

Ya Rabbi,,
Tiada daya dan upaya yang bisa kami lakukan kecuali atas kehendakmu

Tapi sungguh ya Allah, kalau memang segala yang terjadi adalah karena upaya kami yang tidak pada tempatnya

Sungguh ya Allah, ampuni kami, ampuni kami ya Rabb, 
ampuni kami….

-------------------------------

Mungkin kita bersama
Tapi kebersamaan itu 
Belum terasakan,
Mungkin kita ada
Tapi keberadaan itu
belum termaknakan,

Mungkin,,
karena standar hanya
di dapat dari ilmu dan
pemahaman,
ditambah pengalaman 
akan lingkungan sekitar
dan segala sesuatu

tentang rasa
adalah sebuah persepsi
maka tidak ada
kebenaran mutlak 
didalamnya.

Yang ada hanya
Kebenaran yang berlaku
Pada kebanyakan orang.
Jadi, selayaknya tiada
Kata putus asa untuk kita,
Sekarang,,,dan tentunya di masa depan

  _11 jan ’09

oleh : FitKom

Fragmen

|

sLah stu ePiSode dLam hDup...mnGantarkanku akan sBuah kNyataan,
tiDak paHit mMang tp ckUp mNyakitkan.
Mbuatku mNgerti akan sBuah kata "pEnyEsaLan"

sSaLku tak pRNah haBis,,bahKan jaUh stLah sMua kSah itu bErLaLu.
mBuatku hRz mLepaskan kSempatan ku utk mMiLih terLepas bGitu saja.
Ironinya sMua itu kuLakukan dgan tNganku snDiRi,,,
ats kSadaRan yg dPnuhi oLeh kBodoHan akan sBuah pEMbiaRan

duhai jiwa,,,syang skaLi mMang ats sMua itu. kSempatan mu utk mMiLih
sDah tiada Lagi kini,,mBuat ku sSak nFas tiap kLi mNgingatnya.
kLu 1 kLi terjatUh mkin mSih bsa ku tOLeRansi, tp ini......
mSih kah kau iNgat, kaLi keBeRapa kau mELakukannya Lagi?
Lagi,,,,,,,Lagi,,,,,,,,,,,,,,,,,,dan Lagi...

Mkin ini bkan hUkuMan, tp hny sBUah pEmbaLasan.
Yah,,kRena kLu kmu di bEri HukUman tEntu sNgat Lyak utk mDapat yg jaUh Lbih dari ni.

sudah,,tRimaLah saja,,,,,,,
kRena spERti yg sLaLu kau dEngUng2 kan di diNding2 hatimu maUpun saHabat2mu
bahwa.......ADA KEPANTASAN ATAS TIAP HAL YANG TERJADI.

maka,,,,kiNi bERupayaLah sSeriUs yg sHarusnya, spaya kLu pun kau tak bisa mMiLih,
sMoga ALLAH berkeNan mBeRikan yg sMestinya kau tRima. Amiin

-------------------------------

Atas nama cinta, mungkin
sebab keberadaan ku disini
tapi cinta pada siapa?

Terdorong oleh sebuah kepedulian,
mungkin yang menggerakkan 
diri ini , hingga sampai kini 
masih bersama di barisan ini
tapi, peduli pada siapa?
 
Fikirkanlah lagi,
Renungkan,,
Mungkin ada yang salah,
atau mungkin hanya kurang tepat,
atau hanya karena salah mengatur porsi

 Siapa tau semua yang terjadi,
hanya karena ketidakmengertian
atas sebuah esensi, sebuah nilai
yang semestinya paling dipentingkan

Nggak ada yang terlambat,
untuk sebuah perubahan,
berawal dari kesadaran itulah
kesalahan akan menemukan
jalannya sendiri untuk menuju kebenaran

_17-9-08_

oleh : FitKom

 

©2009 risma jatibening satu | Design by risma jatibening satu